jiLbab mengUrangi rEsiko kankEr

Published 1 Desember 2007 by arney

Beruntunglah anda yang sudah mengenakan jilbab (veil), kerudung bagi perempuan muslim ini tak hanya menunjukkan kerendahan hati dan kesopanan, tetapi juga melindungi anda dari penyakit mematikan.

Jilbab yang dikenal dengan beberapa istilah, seperti chador (Iran), pardeh (India dan Pakistan), milayat (Libya), abaya (Irak), charshaf (Turki), hijab (Mesir, Sudan dan Yaman), dapat memperkecil risiko pemakainya terkena kanker tenggorokan dan hidung. Alasannya, jilbab mampu menyaring sejumlah virus yang suka mampir ke saluran pernapasan bagian atas.

Profesor Kamal Malaker asal Kanada, menyatakan perempuan Arab Saudi – yang sebagian besar menutup wajahnya secara penuh – jarang sekali terserang virus epstein barr, yang menyebabkan kanker nasofaring. Bisa dikatakan jumlah penderita kanker jenis ini sangat rendah.

“Jilbab melindungi perempuan dari infeksi saluran pernapasan bagian atas,” tulis Saudi Gazette yang mengutip pernyataan Malaker, “Di Arab Saudi, jumlah perempuan penderita kanker nasofaring sangat rendah dibandingkan laki-laki,” lanjut Malaker.

“Kenyataan ini sungguh menarik, bagaimana pakaian adat yang begitu sederhana memiliki pengaruh begitu besar pada kehidupan manusia,” ujar Malaker, kepala bidang onkologi radiasi Rumah Sakit King Abdul Azis. Kanker nasofaring merupakan kanker yang paling banyak diderita masyakarakat untuk jenis kanker Telinga Hidung Tenggorokan (THT) Kepala Leher (KL).

Tingginya angka penderita kanker nasofaring terutama akibat keberadaan virus epstein barr yang hampir ada pada 90 persen masyarakat di negara berkembang. Jika virus tersebut terbangun?, maka dapat terjadi mutasi sel yang berujung pada kanker nasofaring.

Nasofaring merupakan saluran yang terletak di belakang hidung, tepatnya di atas rongga mulut. Gejala awal dari kanker nasofaring tersebut antara lain gejala pada telinga yang ditandai dengan dengingan terus-menerus pada telinga.

Di samping itu, sering disertai gejala pada hidung seperti pilek berkepanjangan yang disertai dengan darah, suara parau yang berkepanjangan, sering mimisan dan nyeri saat menelan. Kanker nasofaring merupakan penyakit kanker keempat yang paling banyak menyerang penderita kanker di Indonesia, demikian Reuters.

[(yz)- Sumber Artikel: http://www.perempuan.com]

Iklan

9 comments on “jiLbab mengUrangi rEsiko kankEr

  • assalamu’alaikum Wr. Wb
    hatiku insya Allah sudah mantap untuk berkerudung, tapi aku memiliki hambatan, kedua orang tuaku mengingatkan kepada ku tentang seseorang yang dulunya memakai kerudung dan takterlihat sedikitpun salah satu dari anggota tubuhnya kecuali wajah, jika ada orang laki2 yang melewati dirinya, tangannya/telapak tangannya langsung dimasukkan kedalam kerudung. tapi sekarang, setelah orang itu menikah, ia membuka kerudungnya. itulah yang menjadi ketakutan bagi kedua orang tuaku. orang tuaku memang menganjurkan aku untuk memakai kerudung, tapi jika dilingkungan sekitar rumahku, aku disuruh tidak memakai kerudung ( alias tidak berkerudung, tetapi sopan, wajar). itulah yang sedang menjadi penghambat untukku berkerudung, tapi aku berusaha untuk jarang keluar rumah, agar aku dapat menutup aurat ku meski aku tidak memakai kerudung. doakan aja agar aku mendapat kesempatan berkerudung selagi aku masih diberi umur panjang.

  • sekarang aku anak SMK Negeri 2 pekalongan, kelas 2, oh ya lupa, salam kenal dari aku ya………, kirim e-mail ya…….
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb

  • Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: