Tatapan Penuh Cinta………

Published 23 Januari 2008 by arney

Pernahkah anda menatap orang-orang terdekat anda saat ia sedang tidur?

 

Kalau belum, cobalah sekali saja menatap mereka saat sedang tidur. Saat

itu yang tampak adalah ekspresi paling wajar dan paling jujur dari

seseorang.

 

Seorang artis yang ketika di panggung begitu cantik dan gemerlap pun

bisa jadi akan tampak polos dan jauh berbeda jika ia sedang tidur. Orang

paling kejam di dunia pun jika ia sudah tidur tak akan tampak wajah

bengisnya.

 

Perhatikanlah ayah anda saat beliau sedang tidur. Sadarilah, betapa

badan yang dulu kekar dan gagah itu kini semakin tua dan ringkih, betapa

rambut-rambut putih mulai menghiasi kepalanya, betapa kerut merut mulai

terpahat di wajahnya. Orang inilah yang tiap hari bekerja keras untuk

kesejahteraan kita, anak-anaknya. Orang inilah, rela melakukan apa saja

asal perut kita kenyang dan pendidikan kita lancar.

 

Sekarang, beralihlah. Lihatlah ibu anda. Hmm…kulitnya mulai keriput

dan tangan yang dulu halus membelai- belai tubuh bayi kita itu kini

kasar karena tempaan hidup yang keras. Orang inilah yang tiap hari

mengurus kebutuhan kita. Orang inilah yang paling rajin mengingatkan dan

mengomeli kita semata-mata karena rasa kasih dan sayang, dan sayangnya,

itu sering kita salah artikan.

 

Cobalah menatap wajah orang-orang tercinta itu…

Ayah, Ibu, Suami, Istri, Kakak, Adik, Anak, Sahabat, Semuanya…

 

Rasakanlah sensasi yang timbul sesudahnya. Rasakanlah energi cinta yang

mengalir pelan-pelan saat menatap wajah lugu yang terlelap itu.

 

Rasakanlah getaran cinta yang mengalir deras ketika mengingat betapa

banyaknya pengorbanan yang telah dilakukan orang-orang itu untuk

kebahagiaan anda.

 

Pengorbanan yang kadang tertutupi oleh kesalahpahaman kecil yang entah

kenapa selau saja nampak besar.

 

Secara ajaib Tuhan mengatur agar pengorbanan itu bisa tampak lagi

melalui wajah-wajah jujur mereka saat sedang tidur.

 

Pengorbanan yang kadang melelahkan namun enggan mereka ungkapkan. Dan

ekspresi wajah ketika tidur pun mengungkap segalanya.

 

Tanpa kata, tanpa suara dia berkata… “betapa lelahnya aku hari ini”.

Dan penyebab lelah itu? Untuk siapa dia berlelah-lelah? Tak lain adalah

kita.

 

Suami yang bekerja keras mencari nafkah, istri yang bekerja keras

mengurus dan mendidik anak, juga rumah. Kakak, adik, anak, dan sahabat

yang telah melewatkan hari-hari suka dan duka bersama kita.

 

Resapilah kenangan-kenangan manis dan pahit yang pernah terjadi dengan

menatap wajah-wajah mereka. Rasakanlah betapa kebahagiaan dan keharuan

seketika membuncah jika mengingat itu semua.

 

Bayangkanlah apa yang akan terjadi jika esok hari mereka “orang-orang

terkasih itu” tak lagi membuka matanya, selamanya …

Iklan

One comment on “Tatapan Penuh Cinta………

  • Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: